Home » Bina-Damai » Artis dan Pejuang Hak Perempuan Pakistan itu Akhirnya Dibunuh

Artis dan Pejuang Hak Perempuan Pakistan itu Akhirnya Dibunuh

Aktris dan model asal Pakistan, Qandeel Baloch, yang selama ini dikenal karena perlawanannya terhadap nilai-nilai konservatif di Pakistan  tewas dibunuh kakak prianya,  Jumat lalu (15/06/2016).

Ia tewas dicekik saat tidur karena dianggap telah mempermalukan keluarga dengan perilaku liberalnya.

Menurut polisi Pakistan, kakaknya membunuh Baloch dalam tradisi ‘honor killing’ (pembunuhan demi kehormatan).

Baloch diketahui berdebat dengan kakaknya Waseem sebelum pembunuhan karena masalah uang dan foto-foto provokatifnya.

Di awal bulan ini, Baloch sebenarnya telah meminta perlindungan ke polisi karena mendapat ancaman terhadap  keselamatan dirinya.

Ratusan perempuan di Pakistan setiap tahun terbunuh dalam tradisi ‘honor killing’. Umumnya mereka tewas di tangan anggota keluarga sebagai bentuk hukuman karena melanggar nilai-nilai tradisional.

Baloch, yang nama aslinya adalah Fauzia Azeem, menjadi terkenal sebagai selebriti media sosial terutama karena foto-fotonya  dan juga pernyataannya-pernyataannya yang berani menantang adat tradisional Pakistan.

Namanya mulai dikenal publik saat berjanji bahwa ia akan menanggalkan pakaiannya di hadapan tim kriket Pakistan seandainya mereka menang atas tim India yang selama ini menjadi pesaing utama mereka.

Di Hari Valentine tahun ini, ia mempost sebuah video yang melecehkan pernyataan pemerintah Pakistan yang mengeluarkan peringatan keras terhadap perayaan yang disebut sebagai tradisi Barat tersebut. Videonya mendapat lebih dari 70.000 ‘likes’.

Dia juga menimbulkan kontroversi baru-baru ini setelah  memposting fotonya dengan seorang tokoh Islam terkenal. Di bawah foto itu, ia menulis bahwa ia dengan sang ulama minum soda dan merokok pada siang hari Ramadan. Akibat foto itu, Mufti Qavi, ulama yang wajahnya terpampang di foto itu, dipecat dari posisinya di sebuah organisasi keagamaan.

Sepuluh hari lalu, Baloch meluncurkan video barunya yang dianggap melecehkan nilai-nilai islam. Dalam video itu, Baloch memang tampil sangat seksi. Lagunya sendiri dinyanyikan Aryan Khan.

Namun, konteroversi mengenai Baloch sebenarnya tidak hanya berhenti pada soal gambar-gambar seksinya. Ia juga dikenal sebagai sosok yang memiliki pandangan-pandangan kritis terhadap bagaimana masyarakat Pakistan memperlakukan perempuan. Bagi sebagian kalangan, ia adalah pejuang hak perempuan.

Berikut ini adalah 10 kutipan pernyataannya yang terkenal di Pakistan:

1. “Saya adalah inspirasi bagi para wanita yang diperlakukan secara buruk oleh masyarakat. Saya akan terus berusaha dan akan terus membenci.”

2. “Walaupun saya berulangkali ditindas ke bawah, saya akan balik melawan. Qandeel Baloch adalah  ‘One Women Army’.”

3. “Setidaknya media internasional akan melihat bagaimana saya berupaya mengubah cara berpikir ortodoks orang-orang yang tak mau melepaskan diri dan keluar dari keyakinan yang salah dan praktek kuno.”

4. “Saya ingin memberikan pesan positif terhadap gadis-gadis yang dipaksa menikah, yang terus harus berkorban.”

5. “Saya akan memperjuangkan hak saya. Saya tidak akan menyerah. Saya akan mencapai tujuan saya dan tidak ada hal yang bisa menghentikan saya.”

6. “Cintai saya atau benci saya, dan keduanya tetap menguntungkan saya. Kalau Anda mencintai saya, saya akan tetap berada di hati Anda. Kalau anda membenci saya, saya akan tetap di pikiran Anda.”

7. Sebagai sesama wanita kita harus berani berjuang untuk diri kita. Sebagai sesama wanita, kita harus saling mendukung satu sama lain.”

8. “Kalau anda memiliki kekuatan keyakinan yang teguh, tidak ada satu pun hal yang akan menjatuhkan Anda.”

9. “Sudah saatnya membawa perubahan karena dunia sedang berubah. Ayo kita buka pikiran kita dan hidup di masa ini.”

10. “Saya adalah feminis modern. saya percaya pada kesetaraan. Saya tidak harus memilih saya harus menjadi perempuan seperti apa. Saya tidak percaya saya perlu melabel diri kita hanya untuk menyenangkan masyarakat.”

(sumber: berbagai media)

 

Komentar