Home » Review (page 14)

Review

Pelajaran dari Perjamuan Terakhir

(Tulisan ini telah dimuat di Majalah Madina No. 3, Tahun 1, Maret 2008)

Gara-gara menafsirkan ulang karya da Vinci, Majalah Tempo diprotes. Dianggap terlalu jauh bermain-main dengan tokoh suci. Pimpinan gereja memaafkan. 

Misteri Makam Yesus

(Tulisan ini telah dimuat di Majalah Madina No. 2, Tahun 1, Februari 2008)

Sebuah film dokumenter mengganggu keyakinan kebergamaan umat Kristen. Tak ada kemarahan yang membuta. Yang dilakukan, konferensi ilmiah.

Miss Indonesia dan Soal Kemaksiatan

(Tulisan ini telah dimuat di Majalah Madina No. 2, Tahun 1, Februari 2008)

Rencana penyelenggaraan final puncak Miss Indonesia 2008 saat ini terkatung-katung. Akibat desakan masyarakat, beberapa fraksi di DPR, dan MUI, Gubernur Suma­tra Selatan (Sum-Sel), Syahrial Oesman, bulan lalu membatalkan kesediaan daerahnya menjadi tuan rumah acara tersebut pada pertengahan Juni nanti.
 

Layang-Layang dan Sebuah Dosa

(Tulisan ini telah dimuat di Majalah Madina No. 2, Tahun 1, Februari 2008)

Sebuah film yang memandang positif bukan hanya Islam, tapi juga negeri koyak Afganistan. Di Afganistan sendiri, film ini dilarang.

Pada layang-layang, kita titipkan impian kita untuk terbang. Pada film ini, kita dibawa terbang mengikuti impian itu. Marc Forster (Finding Neverland), membawa kita ke langit, mengikuti layang-layang meluncur dan menukik.

Atheisme Sebuah Mode?

(Tulisan ini telah dimuat di Majalah Madina No. 2, Tahun 1, Februari 2008)

Salah satu yang mencuri perhatian industri buku di Amerika tahun lalu, di samping judul terakhir seri Harry Potter, adalah merebaknya sederet buku atheisme di daftar buku laris. Buku-buku atheis ini punya kekhasan: mereka lebihagresif, lebih “urakan”. Ciri lain, kebanyakan berbasis sains yang spesifik: teori evolusi terkini, terutama di bidang-bidang neuro science.

Tiga Menguak Gerakan

(Tulisan ini telah dimuat di Majalah Madina No.2, Tahun 1, Februari 2008)

Tiga buku menguak pemikiran dan kiprah gerakan Islam. Kritis, informatif, kadang mengejutkan.

Semakin penting bagi kita, memahami ragam dan dinamika gerakan Islam modern yang menguat di abad ke-20. Berbagai gagasan dan peristiwa sejarah menjadi batu-batu bata dan semen pembangun sebuah kebangkitan yang menggebrak. Media arusutama di Barat sering memotret kebangkitan ini dengan cemas dan penuh bias. Sebaliknya, banyak media alternatif di dunia Islam yang menampik arusutama dengan bias yang reaksioner terhadap Barat. Tiga buku berikut, menelaah lebih dalam dan dari dalam soal gerakan Islam mutakhir.

Sensor, Umat, dan Kebebasan

(Tulisan ini telah dimuat di Majalah Madina No. 2, Tahun 1, Februari 2008)

Para sineas muda meminta masyarakat diberi kewenangan untuk menentukan sendiri pilihan dalam menonton. Mereka percaya tak perlu ada LSF. Tidak realistis?

Ampunan Di Bulan Qurban

(Tulisan ini telah dimuat di Majalah Madina No. 1, Tahun 1, januari 2008)
 
Raja Abdullah dari Arab Saudi, 5 Desember lalu, akhirnya mengampuni korban perkosaan yang dianggap turut bersalah dan dihukum cambuk dan penjara. Untuk sementara, pengampunan ini mengakhiri kasus kontroversial yang menyulut debat panas di Arab Saudi dan mengundang kecaman internasional.