Home » Bina-Damai (page 5)

Bina-Damai

Toleransi, Sama sekaligus Berbeda


Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi Daring, toleransi berarti (1) sifat atau sikap toleran, (2) batas ukur untuk penambahan atau pengurangan yang masih diperbolehkan, dan (3) penyimpangan yang masih dapat diterima dalam pengukuran kerja.
 

Hikmah dari Usamah

Salah satu di antara para sahabat yang disayang nabi dan masuk dalam rekaman sejarah Islam awal adalah Usamah ibn Zaid. Dia termasuk sahabat yang masih berusia muda kala nabi dan para sahabat sudah menetap di Madinah.
 

Bakar Al-Quran, Peluang Kebebasan Beragama

Terry Jones akhirnya membatalkan aksi bakar Al-Quran. Yang semula dikuatirkan itu tidak terjadi. Batalnya aksi itu lantaran derasnya berbagai desakan, bukan hanya dari kaum Muslim, tapi juga kalangan non-Muslim. Kedewasaan ini adalah peluang bagi perkembangan kebebasan beragama.  Penodaan dan pelecehan agama tak lagi punya banyak ruang gerak untuk berkembang.
 

Kontroversi Kerudung di Prancis: Ketika Chicaq Meniru Taliban

(Tulisan ini telah dimuat di Majalah Madina No. 10, Tahun 1, Oktober 2008)

Larangan kerudung ditopang sekularisme yang dogmatis. Prancis perlu meniru multikulturalisme Amerika.

Seorang kawan membawa lelucon baru sekembalinya dari menghadiri pertemuan tahunan Asosiasi Ilmu Politik Amerika (APSA) di Boston, AS, September kemarin. Dalam pertemuan itu, ceritanya, seorang doktor baru hendak membawakan makalah bertema “Demokrasi di Prancis”. Mendengar tema itu, seorang profesor tua nyeletuk, “Memang ada demokrasi di Prancis?” Hadirin pun tertawa.

MENGUKUR KEBEBASAN BERAGAMA

(Tulisan ini telah dimuat di Majalah Madina No. 10, Tahun 1, Oktober 2008)

Sejalan dengan makin kuatnya kampanye untuk mempertahankan dan memperkuat kebebasan beragama, sebagai bagian dari kebebasan sipil dan politik di dunia, para sarjana dan aktivis mulai mengembangkan cara-cara baru untuk memahami secara lebih mendetail dan mengukur secara lebih persis kebebasan beragama atau pelanggaran atasnya. Hal ini ditandai oleh makin solidnya laporan tahunan tentang kebebasan beragama di dunia yang dikeluarkan oleh Departemen Luar Negeri (Deplu) AS. Belakangan, beranjak dari kritik mereka atas laporan tahunan ini, para sarjana dan aktivis mulai mengembangkan teknik-teknik baru di dalam mengukur kebebasan beragama.

Fatimah Husein: Memotret Hubungan Muslim-Kristen di Indonesia

(Tulisan ini telah dimuat di Majalah Madina No. 9, Tahun 1, September 2008)

Jika kita sepakat bahwa kecurigaan, baik dari pihak Islam maupun Kristen, itu memang riil, ada, dan dirasakan oleh masyarakat, maka kuncinya adalah keterbukaan.

Hubungan Muslim dan Kristen di Indonesia mengalami pasang surut. Dalam sejarah kita mencatat bahwa ada masa dimana mereka hidup secara damai, dan terdapat pula periode dimana berbagai konflik mewarnai hubungan antara kedua komunitas beragama tersebut. Dalam konteks ketidakharmonisan tersebut bagaimana sebenarnya pandangan umat Islam terhadap umat Kristen dan sebaliknya?

OTOKRITIK SEORANG KRISTEN

(Tulisan ini telah dimuat di Majalah Madina No. 9, Tahun 1, September 2008)

Jika kehadiran umat Kristen di suatu kawasan mayoritas Islam tidak disenangi umat mayoritas ini, dan ketidaksenangan ini akhirnya menimbulkan konflik tajam, orang dapat bertanya, siapa yang harus disalahkan, atau usaha apa yang perlu dilakukan untuk mencegah konflik ini muncul lagi di masa depan.