Home » Bina-Damai (page 4)

Bina-Damai

Pelanggaran Hukum Kaum Islam Garis Keras dan Potensi Korbannya

Saat diskusi (16/3) di Komunitas Salihara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Asfinawati mengajukan beberapa pertanyaan kepada peserta diskusi. Salah satu pertanyaan menarik yang diutarakan mantan direktur LBH Jakarta 2006-2009 itu adalah, “Apakah ekspresi keberagamaan seseorang bisa dibatasi?”

Ketua MUI Haramkan Penghormatan terhadap Bendera

Ketua Majelis Ulama Indonesia Pusat, KH A. Cholil Ridwan mengharamkan umat Islam untuk memberi hormat kapada bendera dan lagu kebangsaan.

Pernyataan Cholil ini dimuat dalam Tabloid Suara Islam edisi 109 (tanggal 18 Maret-1 April 2011). Ia menjawab pertanyaan pembaca dalam Rubrik Konsultasi Ulama. Si pembaca mengangkat kasus seorang temannya yang dikeluarkan dari sekolah gara-gara tak mau hormat bendera saat upacara.

Segel Gereja, Segel Kebebasan Beragama

Di beberapa tempat banyak gereja disegel karena dianggap meresahkan masyarakat. Berbagai syarat administrasi pembangunan rumah ibadah sudah dipenuhi. Izin mendirikan bangunan (IMB) telah dikantongi. Tapi tak jarang para jemaat tak bisa beribadah di tempat peribadatannya sendiri.

Diduga Akibat Melakukan Salat Jumat, Ahmadiyah Kembali Diserang

Jemaat Ahmadiyah kembali diserang.

Kali ini yang menjadi korban adalah para jemaat Ahmadiyah di Ciaruteun Udik, Cibungbulang, Bogor (11 Maret 2011). Ironisnya, para penyerang beralasan, tindak kekarasan itu dilakukan karena “para jemaat Ahmadiyah melakukan salat Jumat dalam jumlah besar”.

DKI Jakarta Tidak Akan Melarang Ahmadiyah

Pemerintah DKI Jakarta harus diberi acungan jempol.

Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menyatakan bahwa Pemerintah DKI tidak akan mengeluarkan SK atau Peraturan Gubernur melarang Ahmadiyah di Jakarta (7 Maret 2011, mediaindonesia.com).

Menteri Djoko Suyanto: Pemerintah Tidak Akan Melarang Kepercayaan Orang

Di tengah ketidakjelasan sikap pemerintah tentang Ahmadiyah, Koran Tempo (7/3) memuat pernyataan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto. Menurutnya, sikap pemerintah sudah jelas, sebuah kepercayaan tidak bisa dilarang. “Bagaimana pun, kita tidak boleh membekukan atau melarang kepercayaan orang,” katanya.

Orang Yahudi dan Nasrani Tak Semuanya Sama


Dalam Surat Al-Baqarah ayat 120, Allah berfirman:


وَلَن تَرۡضَىٰ عَنكَ ٱلۡيَہُودُ وَلَا ٱلنَّصَـٰرَىٰ حَتَّىٰ تَتَّبِعَ مِلَّتَہُمۡ‌ۗ

“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka.” (Terjemahan Depag, 1985).