Home » Humor » Sekalian Saja Bawa Semuanya

(Tulisan ini telah dimuat di Majalah Madina No. 5, Tahun 1, Mei 2008)

Nasruddin pernah bekerja pada seorang yang sangat kaya, tetapi seperti biasanya ia mendapatkan kesulitan dalam pekerjaannya. Pada suatu hari orang kaya itu memanggilnya, katanya, "Nasruddin kemarilah... Kau ini baik, tetapi lamban sekali. Kau ini tidak pernah mengerjakan satu pekerjaan selesai sekaligus. Kalau kau kusuruh beli tiga butir telur, kau tidak membelinya sekaligus. Kau pergi ke warung, kemudian kembali membawa satu telur, kemudian pergi lagi, balik lagi membawa satu telur lagi, dan seterusnya, sehingga untuk beli tiga telur kamu harus pergi tiga kali ke warung".

Sekalian Saja Bawa Semuanya

Nasruddin menjawab, “Maaf, tuan, saya memang salah. Saya tidak akan mengerjakan hal serupa itu sekali lagi. Saya akan mengerjakan sekaligus saja nanti supaya cepat beres”.

Beberapa waktu kemudian majikan Nasruddin itu jatuh sakit, dan ia pun menyuruh Nasruddin pergi memanggil dokter. Tak lama kemudian Nasruddin pun kembali, ternyata ia tidak hanya membawa dokter, tetapi juga beberapa orang lain.

Ia masuk ke kamar orang kaya itu yang sedang berbaring di ranjang, katanya, “Dokter sudah datang, Tuan, dan yang lain-lain sudah datang juga”.

“Yang lain-lain?” tanya orang kaya itu. “Aku tadi hanya minta kamu memanggil dokter, yang lain-lain itu siapa?”

“Begini Tuan!” jawab Nasruddin, “Dokter biasanya menyuruh kita minum obat. Jadi saya membawa tukang obat sekalian. Dan tukang obat itu tentunya membuat obatnya dari bahan yang bermacam-macam, dan saya juga membawa orang yang berjualan bahan obat-obatan bermacam-macam. Saya juga membawa penjual arang, karena biasanya obat itu direbus dahulu, jadi kita memerlukan tukang arang. Dan mungkin juga Tuan tidak sembuh dan malah mati. Jadi saya bawa sekalian tukang gali kuburan”.

Komentar