Home » Humor » Lelaki Berani

(Tulisan ini telah dimuat di Majalah Madina No. 6, Tahun 1, Juni 2008)

Seorang lelaki meninggal, dan berada di alam kubur. Malaikat menyambutnya, dan berkata, ”Sebelum kamu ketemu Tuhan, saya mesti bilang kepadamu ...kami meneliti hidup kamu. Ternyata kamu tak pernah melakukan sesuatu yang benar-benar baik atau benar-benar buruk. Kami tak terlalu yakin apa yang akan kami lakukan buat kamu. Apa kamu punya sesuatu yang bisa membantu kami memutuskan?”

Lelaki Berani

Si lelaki yang baru tiba di alam kubur itu berpikir sejenak, lalu menjawab. ”Yah, saya pernah berjalan biasa. Tahu-tahu saya melihat seorang perempuan sedang dilecehkan oleh sekelompok preman. Lalu saya dekati mereka, dan langsung menghadapi pimpinan preman itu. Orangnya besar, berotot, gondrong, dengan tato di sekujur tubuhnya serta tindikan di hidungnya. Saya tarik tindikannya, dan mengancam agar mereka berhenti melecehkan perempuan itu, atau mereka harus berhadapan dengan saya!”

”Wah,” kata malaikat, ”saya terkesan. Kapan ini kejadiannya?”

***

Apa yang ingin kamu dengar?

Setelah mati dalam sebuah kecelakaan, tiga orang ditanya oleh malaikat, “Ketika kalian sedang disemayamkan, dan para keluarga serta kerabat sedang menangisi kalian, apa yang ingin kamu dengar dari mereka tentang kalian?”

Lelaki pertama langsung menjawab, “Saya ingin mendengar mereka bilang bahwa saya adalah seorang dokter terbaik dan seorang kepala keluarga yang hebat.” Lelaki kedua bilang, “Saya ingin mendengar bahwa saya adalah seorang suami yang baik, dan seorang guru yang menghasilkan anak-anak baik.”

Lelaki ketiga berpikir sejenak, lalu menjawab, “Rasanya, saya ingin mereka bilang, ‘Eh, lihat, tubuhnya bergerak!’”

***

Fotografer dan pilot

Seorang fotografer untuk sebuah majalah nasional ditugasi memotret sebuah kebakaran hutan besar. Asap di lokasi terlalu tebal untuk bisa dipotret, jadi ia dengan panik menelepon kantornya untuk menyewa sebuah pesawat.

”Pesawat itu akan menunggu di lapangan udara!” kata redakturnya meyakinkan. Begitu ia tiba di sebuah lapangan udara kecil, segera ia melihat sebuah pesawat kecil sedang memanaskan mesin di landasan. Sang fotografer melompat dengan peralatannya dan berteriak, ”Ayo, berangkat!” Si pilot langsung menerbangkan pesawat ke udara.

”Coba terbang di sebelah utara kebakaran,” kata si fotografer. ”Dan tolong terbang rendah tiga atau empat kali.”

”Kenapa?”

”Saya mau ambil gambarnya! Saya kan fotografer, dan saya harus ambil gambar kebakaran itu,” kata si fotografer ngotot.

Setelah beberapa saat diam, si pilot berkata bingung, ”Maksudmu, kamu bukan instruktur terbang saya?”

***

Isme-isme di dunia

Feodalisme: Kamu punya dua ekor sapi. Tuanmu akan mengambil sebagian susu mereka.
Sosialisme: Kamu punya dua ekor sapi. Negara mengambil seekor, memberikannya kepada orang lain.
Komunisme: Kamu punya dua ekor sapi. Negara mengambil keduanya, dan memberi kamu susu sebanyak yang kamu butuh.
Komunisme Birokratis: Kamu punya dua ekor sapi. Negara mengambil keduanya, dan memberi kamu susu sebanyak yang peraturan bilang.
Fasisme: Kamu punya dua ekor sapi. Negara mengambil keduanya, dan menjual susunya kepada kamu.
Nazisme: Kamu punya dua ekor sapi. Negara mengambil keduanya, dan menembakmu.
Liberalisme: Kamu punya dua ekor sapi. Negara tak peduli kamu ada, apalagi peduli pada sapimu.
Kapitalisme: Kamu punya dua ekor sapi. Kamu jual satu, lalu beli seekor kerbau.

Surga dan Neraka

Di surga:
Jurumasaknya orang Prancis.
Polisinya orang Inggris.
Ahli mesinnya orang Jerman.
Ahli cintanya orang Italia.
Bankirnya orang Swiss

Di neraka:
Jurumasaknya orang Inggris.
Polisinya orang Jerman.
Ahli mesinnya orang Prancis.
Ahli cintanya orang Swiss.
Bankirnya orang Italia.

Komentar