Home » Humor » Lelaki adalah Pemimpin

(Tulisan ini telah dimuat di Majalah Madina No. 7, Tahun 1, Mei 2008)

Di alam akhirat, semua orang menanti giliran masuk surga. Malaikat pun muncul dan memberi pengumuman, “Saya minta kaum lelaki bikin dua barisan. Satu barisan untuk para lelaki yang betul-betul jadi pimpinan dalam rumah tangga mereka, dan satu barisan lagi untuk kaum lelaki yang dikuasai perempuan. Sedang semua perempuan harap melapor ke malaikat lainnya.”

Lelaki adalah Pemimpin

Segera semua perempuan pergi, tinggal kaum lelaki berbaris dalam dua barisan. Panjang barisan lelaki yang dikuasai para lelaki adalah sepanjang 10 ribu mil. Sedangkan barisan lelaki yang sepenuhnya mengepalai rumah tangganya, hanya terdiri dari satu orang.

Malaikat berkata, “kalian kaum lelaki mestinya malu. Tuhan menciptakan kalian untuk jadi kepala rumah tangga. Tuhan sudah mengatakan bahwa kalian harus menguasai rumah tangga kalian. Mengapa hanya satu dari kalian yang menaati titah Tuhan itu? Ke sini, saudaraku, ceritakan kenapa kau bisa jadi satu-satunya lelaki yang ada di barisan itu?”

“Nggak tahu juga,” jawab lelaki itu. “Istriku menyuruh saya berdiri di situ.”

***

Siapa Paling Tinggi

Empat ibu pengajian duduk ngerumpi, saling membangga-banggakan anak mereka. Ibu pertama berkata, “anakku sekarang sudah jadi ustad. Kalau dia masuk ruangan, orang akan menyapa, selamat pagi, ustad.”

Ibu kedua berkata, “Yah, anakku adalah seorang kyai. Orang-orang menyapanya, selamat pagi Kyai.”

Ibu ketiga berkata, ”Anakku sih seorang syaikh. Ia disapa, selamat pagi Syaikh.”

Setelah diam sesaat, ibu keempat yang sadar bahwa anaknya sama sekali tak berada di ’jalur’ keagamaan dan cari-cari akal agar anaknya bisa unggul, berkata, ”Anakku tingginya dua meter, beratnya 100-an kg otot semua, dan kalau ia masuk ruangan, orang-orang akan menyambutnya, Oh …Tuhan…!”***

Komentar