Home » Humor » Alhamdulillah

(Tulisan ini telah dimuat di Majalah Madina No. 4, Tahun 1, April 2008)

Seorang pria tersesat selama dua minggu di sebuah padang pasir, sampai akhirnya ia menemukan rumah seorang ulama. Sang pemuka agama yang penuh kasih ini dengan segera merawat si pria malang itu. Ketika telah sembuh, ia bertanya pada sang ulama tentang cara untuk men­capai kota terdekat. Si ulama bukan saja menunjukkan jalan, tapi juga bersedia memberikan seekor kudanya sebagai hewan kendaraan.

Alhamdulillah

“Hanya saja,” kata ulama itu sebelum si pria menaiki kudanya, ”ada satu hal yang perlu Anda ingat selalu.”

“Apa itu?” kata si pria.

“Begini, kuda ini akan ber­gerak bila Anda menyebut ‘Alham­du­lillah’ dan akan berhenti kalau Anda menyebut ‘Amin’.”

“Oke, oke, tentu saja,” kata si pria tanpa terlalu memperhatikan nasihat itu.

Maka iapun mulai dengan menyebut, “Alhamdulillah”, dan kuda itupun mulai berjalan per­lahan. Kemudian ia bilang, “Alhamdulillah, Alhamdulillah”, sehingga kuda mulai berlari. Merasa sudah mengenal triknya, si pria berteriak, “Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah…” dan kuda itupun berlari cepat.

Dalam keadaan kuda berlari kencang itu, si pria melihat bahwa ia bergerak menuju sebuah jurang yang dalam. Si pria berteriak-teria­k berusaha mengurangi kecepatan si kuda: “Stop, ber­henti, woa, stop ….!!”

Si kuda tak mengu­rangi kecepatan sedikit pun menuju jurang. Tapi tepat menjelang mencapai ujung, si pria teringat de­ngan kata kuncinya: “Amin!!!”

Si kuda berhenti tepat di tepi jurang. Satu langkah lagi dan mereka akan terjun ke dasar.

Si pria menghela napas, dan dengan lega bergumam, “Alhamdulillah…”

Komentar