Home » Author Archives: Madina (page 37)

Author Archives: Madina

Layar Ayat

(Tulisan ini telah dimuat di Majalah Madina No. 1, Tahun 1, Januari 2008) 
 
Masih banyak kesulitan berdakwah lewat film. Masih ada pertanyaan
tersisa.

Dalam konferensi pers film Ayat-ayat Cinta, 4 Agustus 2007, Hanung Bramantyo sang sutradara sedikit bergetar suaranya saat menceritakan mengapa ia membuat film ini. Membuat film religius, kata Hanung, adalah cita-cita saya sejak lama. Ia pernah diminta oleh ibunya, kalau sudah bisa bikin film nanti agar membuat film agama (Islam). "Baru sekarang," ungkap Hanung, "saya bisa memenuhi permintaa­n itu."

Ketika Sholeha Mencari Rahasia Illahi

(Tulisan ini telah dimuat di Majalah Madina No. 1, Tahun 1, Januari 2008)

Teorinya begini: Ada upaya sistematis untuk menggerus keimanan kaum muslim di Indonesia dengan menghadirkan banjir tontonan tidak bermoral melalui siaran televisi. Argumen semacam ini kerap diajukan dalam diskusi-diskusi yang membicarakan realita tayangan pertelevisian dalam sebuah masyarakat muslim di Indonesia.

Setelah Revolusi, Setelah Chic- Lit Berkibar

(Tulisan ini telah dimuat di Majalah Madina No. 1, Tahun 1, Januari 2008)

Ada pergeseran trend, karena pasar didefini­sikan sudah berubah. Latah masih jadi penyakit utama.

Ketika di layar bioskop jelas terpampang buku Laa Tahzan (Jangan Bersedih) karangan Syekh Aidh al-Qarni, diberikan oleh supir bajaj kepada Nagabonar dan kemudian oleh Nagabonar kepada polantas berwajah tertindas, sedang terjadi dialog antarmedia.

Ketika Rock Melintasi Qasidah

(Tulisan ini telah dimuat di Majalah Madina No. 1, Tahun 1, Januari 2008)

Band GIGI menyanyikan qasidah, Dhani Ahmad terinspirasi Naqsabandiyah, Opick pun mendayu mengajak zikir. Sejak Wali Sanga, banyak peluang berdakwah lewat musik.

Di Jepang, Dhani Ahmad jadi salah satu ikon populer anak muda pengikut tarikat Naqsabandiyah. Ini kesaksian seorang peserta Asian Public Intelectuals (API) Fellowship, Krisnadi Yuliawan, yang selama 6 bulan pada 2006-2007 melakukan penelitian di Jepang. Begitu pulang ke tanah air, Krisnadi sedikit geli juga menonton liputan sekian banyak infotainment di televisi kita tentang “tragedi” Dhani-Maia. Dalam beberapa kali perjumpaan, Dhani menyebut-nyebut “habib” (entah siapa) ada di pihaknya.

Bercermin pada Orked

(Tulisan ini telah dimuat di Majalah Madina No. 1, Tahun 1, Januari 2008)

Di negeri jiran, Yasmin Ahmad memotret masyarakat Melayu yang sedang berubah. Memancing kontroversi, tapi juga refleksi.

Tuhan Tidak Bulat, Bukan?

(Tulisan ini telah dimuat di Majalah Madina No. 1, Tahun 1, Januari 2008)

Adalah sebuah inspirasi dari Roestam Effendi. Pada 1925, penyair Pujangga Baru ini melahirkan sekumpulan sajak Pertjikan Permenoengan. Pada 2007, penyair/esais Goenawan Mohamad mengaku terinspirasi kumpulan sajak lawas itu ketika melahirkan buku kecil Tuhan & Hal-hal yang Tak Selesai.

Fethulleh Gulen: Yang Menjanjikan dari Turki

Oleh Ihsan Ali Fauzi Siapa tokoh Islam paling berpengaruh di Turki sekarang?  Yang berdiri di balik kemenangan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) dalam pemilu terakhir?  Menempatkan Recep Tayyip Erdogan sebagai Perdana Menteri? Necmettin Erbakan?  Mungkin.  Sejak Islam kembali diberi ruang gerak ...