Home » Author Archives: Madina (page 32)

Author Archives: Madina

Salat Jumat

(Tulisan ini telahdimuat di Majalah Madina No. 2, Tahun 1, Februari 2008)

Seorang ayah akan membawa dua anaknya untuk bersama-sama salat Jumat. Sebelum berangkat, sang ayah merasa harus bertanya pada mereka, ’’Jadi kalian bisa jelaskan mengapa nanti kalian tidak boleh ribut saat mendengarkan khatib?’’

Si kecil Ihsan segera menjawab lantang, ’’Supaya tidak menganggu orang-orang yang sedang tidur!’’

Atheis dan Hiu

(TUlisan ini telah dimuat di Majalah Madina No. 2, Tahun 1, Februari 2008)

Suatu hari, seorang atheis berenang di laut. Tiba-tiba ia melihat ada hiu di kejauhan, maka ia pun buru-buru berenang ke perahunya.

Ketika menengok, ia melihat bagaimana si hiu ternyata menyadari kehadir­an­nya dan kini bergerak cepat ke arahnya. Posisi perahunya masih cukup jauh, sehingga ia pun berenang bak kesetanan. Tentu saja ia bukan tandingan ikan hiu yang terus mendekat. Ia betul-betul takut, dan ketika  berpaling dan melihat mulut raksasa ikan menganga lebar dengan deretan giginya yang tajam, si atheis berteriak,’’Ya Allah, tolooong!!!’’

Di Pintu Akhirat

(Tulisan ini telah dimuat di Majalah Madina No. 2, Tahun 1, Februari 2008)

Dikisahkan, di pintu akhirat akan ada malaikat yang memeriksa setiap manusia yang hendak memasukinya.
Suatu hari, Albert Einstein datang. Si malaikat berujar,

“Wajahmu sih mirip Einstein. Tapi saya kan harus betul-betul pasti soal identitas Anda, karena tokoh-tokoh penting di dunia akan dipisah­kan dalam ruang tersendiri. Jadi apakah Anda bisa meyakinkan saya bahwa Anda memang Einstein?’’

Penalaran Logis

(Tulisan ini telah dimuat di Majalah Madina No. 2, tahun 1, Februari 2008)

Pria 1: ‘’Halo, pak, wah baru pindahan ya?’’

Pria 2: ’’Iya, dan nampak­nya orang-orang di sini sangat bersahabat ya.’’

Pria 1: ’’Alhamdulillah, ... Bapak bekerja di mana?’’

Pria 2: ‘’Saya pengajar di universitas. Saya mengajar soal cara berpikir logis.’’

Pria 1: ’’Wah, pelajaran apa itu?’’

Jihad Kata: Hip- Hop Islam

(Tulisan ini telah dimuat di Majalah Madina No. 2, Tahun 1, Februari 2008)

Jika ada saja yang tak nyaman dengan kegiatan dialog antarbudaya atau dialog antaragama, bagai­mana dengan bentuk yang agresif ini: Hip-Hop Islam!

Mos Def, Eminem, dan Immortal Technique. Mereka bekerja sama membuat sebuah single hip-hop berjudul Bin Laden, tapi lebih banyak yang mengenal lagu ini sebagai Tell The Truth. Di dalamnya, dengan selaan-selaan kata makian kasar, ketiga penyanyi rap bergantian menyerang Presiden Bush dan arus utama media, yang dianggap melakukan kejahatan sesungguhnya dalam “Perang Melawan Teror” saat ini. Misalnya:

Layang-Layang dan Sebuah Dosa

(Tulisan ini telah dimuat di Majalah Madina No. 2, Tahun 1, Februari 2008)

Sebuah film yang memandang positif bukan hanya Islam, tapi juga negeri koyak Afganistan. Di Afganistan sendiri, film ini dilarang.

Pada layang-layang, kita titipkan impian kita untuk terbang. Pada film ini, kita dibawa terbang mengikuti impian itu. Marc Forster (Finding Neverland), membawa kita ke langit, mengikuti layang-layang meluncur dan menukik.

Erdogan dan Kerudung

(Tulisan ini telah dimuat di Majalah Madina No. 2, Tahun 1, Februari 2008)

Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan mendorong agar larangan berkerudung di universitas dan kantor-kantor pemerintahan segera dicabut. Katanya, 23 Januari lalu, itu urusan pribadi, dan Turki tidak perlu menunggu perubahan konstitusi untuk mencabut larangan itu.

Cina Sambut Baik Agama

(Tulisan ini telah dimuat di Majalah Madina No. 2, Tahun 1, Februari 2008)

Dalam edisi awal tahunnya, People’s Daily, harian resmi Partai Komunis Cina, menampilkan foto Hu Jintao, pemimpin tertinggi Partai Komunis Cina (PKC), sedang berjabatan tangan dengan para pemimpin Kristen negeri itu. Ini petunjuk paling baru bahwa para pembesar PKC, terlepas dari doktrin resmi bahwa Cina adalah negara atheis, berusaha menjalin hubungan baik dengan rakyat Cina yang mencari makna hidup lewat agama, yang jumlahnya makin meningkat.